Sabtu, 23 Maret 2013

Ini akhirnya...

selamat malam kamu, yang entah sekarang aku masih mengagumi atau sudah usai....
memang aku hanya seorang pengecut, yang hanya bisa mengagumimu dari kejauhan ini, memendam tiap bahagaia meski hanya setetes air juga memendam lara yang justru bak luapan air....

hari ini, rasaku sudah ada dipuncaknya,
aku terlalu salah menafsirkan tatapannya
aku terlalu terbang tinggi ketika mata kami bertemu
dan aku terlalu berharap, aku bisa mendapatkanmu...

seringkali aku berpikir semuanya akan terwujud indah bersamamu
namun, kenyataannya terasa pahit hingga ujung lidahku
tanpa sengaja aku dengar tutur lembut itu dengan tatapan lembutnya untuk..........dia

terasa ribuan anak panah kamu tancapkan ke hatiku,
bukan anak panah 'rasa'mu melainkan anak panah penuh lara

sadarkah kamu?
sadarkah kamu yang membuat anganku terbang tinggi lalu kamu jatuhkan dengan mudahnya?

lalu? arti tatapanmu?
apa artinya?! apa itu hanya khayalku saja?
semua tatapanmu yang ku tangkap sedang mencuri-curi pandang kearahku? itu..hanya anganku semata?

inginku sekarang, sudahi semuanya,
aku jatuh karena perasaanku sendiri
dan, kenyataan benar-benar memihak padanya

aku salutkan semuanya untuk dia,
dia yang mampu membuat pandanganmu teralihkan, bukan aku...

aku percaya, Tuhan merencanakan ini yang terbaik untukku
meski lara menyergap..........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar