...................................................................
#2
Aku kehilangan
keseimbanganku.
Badanku lemas, semua
gelap tiba-tiba.
…..
“Jauhin Pin sekarang. Pin
punyaku!”
“Kamu siapanya, Pin!?
Main nyuruh-nyuruh ngejauh aja! Hah?!” teriak Rendra emosi.
Buru-buru aku lari untuk
melerai keduanya. Rendra memang emosian, bahkan bisa melebihi cewek kalo lagi
PMS.
“Ren! Kamu ngapain si
berantem gak jelas!” leraiku sambil menarik lengannya menjauh.
“Aku gak mau orang kaya
dia ngerebut kamu dari aku. Karena kamu cuma punya aku.”
Deg! Apa maksud
perkataannya barusan?
Nadiku berdenyut lebih
cepat dari biasanya, aku melihat Rendra yang lain hari ini. Ya, tepat di depan
wajahku sekarang. Otakku tak dapat mencerna
kata-katanya barusan. Entah, hati ini berdebar lebih cepat dari biasanya, ada
apa denganku? Kakiku mulai lemas, tiba-tiba semuanya gelap.
….
Aku membuka mataku pelan.
Kepalaku terasa pusing bukan main. Yang pertama kali ku lihat adalah Rendra
disampingku.
“Pin? Udah bangun?” dia
bangkit tempat duduk disampingku lalu melambai-lambaikan tangannya di depan
wajahku.
Aku hanya mengangguk
menatap wajahnya yang terlihat khawatir padaku.
“Maafin aku, Pin.
Gara-gara aku kamu jadi pingsan begini.”
“Kalian ngapain sih
berantem gak jelas?” tanyaku lirih.
“Dia, mau merebut Nesa
dariku.” Jawabnya dengan tatapan kosong.
“Gara-gara itu aja kalian
berantem? Ren, kalo Nesa udah sayang kamu, mana mungkin akan tergoda sama Bobi.”
Jelasku.
“Iya, aku tahu, Pin.”
Aneh, tak seperti biasanya Rendra begini pada Nesa.
Setelah kejadian di
kantin, aku mulai merasa sikap Rendra padaku sedikit berubah. Dia jadi lebih
sering menyendiri. Memainkan gitar kesayangannya di bawah pohon belakang kantin.
Dan, aku perhatikan Nesa,
pacarnya, juga jarang jalan bersamanya. Ehm, mungkin mereka sedang ada masalah.
“Chapina Andrea?”
Aku menoleh ke arah suara berat itu memanggilku.
Aku menoleh ke arah suara berat itu memanggilku.
“Iya?” jawabku.
“Ingat aku?” tanyanya
kembali.
Aku memiringkan kepalaku,
mendeteksi wajah laki-laki ini di otakku. Siapa dia? Apa aku pernah
mengenalnya?
Jeans biru..
Kemeja navy..
Rambut gondrong..
Kumis tipis..
Gingsul..
“Ah! Herdi?!” pekikku
sontak membuatnya kaget.
“hahaha! Kok kamu lupa si
Cha!” jawabnya sambil mengacak-acak rambutku.
Ok, laki-laki ini benar-benar membuat rambutku
berantakan sekarang. Huft.
“Ih, udah dong, rambutku
udah rapi nih!” rengekku.
“Iya, iya bawel. Ngapain di
sini, Cha?”
“Lagi liat-liat aja. Kamu
ko bisa ada disini ju..?”
belum sempat aku bertanya, Herdi menarik tanganku dan
membawaku ke kursi dekat taman.
“duduk dulu, jangan
buru-buru nanya.” Sanggahnya sebelum aku protes karena ulahnya.
“Jadi?” tanyaku
melanjutkan.
Dia menatapku sejenak
sebelum menjawab pertanyaanku.
“pengen aja kesini. Lagi cari
inspirasi buat bikin lagu.” Jawabnya masih menatapku.
“ada proyek gitu, Di?”
“Eh, gimana kabar Rendra?”
tiba-tiba saja dia mengalihkan pembicaraan.
“Baik, masih sama. Masih dengan
Nesa. Kenapa?” jawabku tanpa menoleh padanya.
“Oh, kamu gimana? Masih jomblo
aja, Cha? Haha.” Ledeknya padaku.
“Tauk ah!” buru-buru aku
beranjak dari kursi yang ku duduki lalu meninggalkan Herdi sendiri.
Aku hampir lupa
mengenalkan Herdi, jadi, kami bertemu saat ospek dulu, dia anak FISIP, jurusan
Ilmu Komunikasi. Kami satu kelompok waktu itu, perawakannya tinggi, putih,
maklum anak Bandung.
Kami dekat semenjak satu
kelompok itu, sampai selesai ospekpun kami masih sering pergi bareng. Dia baik,
tapi aku tak bisa mengartikan baiknya dia padaku. Kadang, aku harus menjaga
jarakku dengannya, karena aku takut salah mengartikan.
Dan hari ini, aku
bertemu dengannya lagi. Canggung. Itu pasti, karena sudah cukup lama aku tak
bertemu dengannya. Ya, maklum fakultas kami berbeda.
Penampilannya agak
berubah, meski rambut gondrongnya selalu terlihat rapi.
Dan, sedikit terlihat lebih tampan dari yang dulu.
Dan, sedikit terlihat lebih tampan dari yang dulu.
Ah, Herdi, jangan bawa
aku kembali ke satu tahun yang lalu.
………………………………………..
.
.
Helo, gengs! ya! balik lagi dengan Neptunus disini!!!
Gimana gimana, ada yang penasaran sama si Pin enggak nih?
Ep 2 is coming!!!!
Happy reading!!!
Jangan lupa, komen, kritik, saran, langsung aja di bawah yah!