selamat malam pembaca,
selamat malam langit,
selamat malam bintang,
selamat malam bulan,
dan, selamat malam kamu, kamu yang sekarang bukan 'siapa'-nya aku...
Ramadhan tahun ini....tanpa kamu yah,
rasanya sepi,
yang biasanya bangunin aku saat sahur, yaa sekedar miss call ataupun sms,
yang biasanya ngucapin 'selamat berbuka puasa' pertama kali,
yang biasanya ngajakin ngabuburit 'ngabuburit bareng yuk!'
dan yang biasanya ngingetin tadarus, dan taraweh............
sudah tak mungkin ku dapat lagi yah dari kamu....iya, kamu, yang sekarang bukan siapa-siapanya aku...
entahlah,
mengapa bayanganmu kerap kali muncul di otakku,
ku coba hapus semuanya, namun yang ada bayangmu semakin menjadi-jadi di pikiranku......
terasa masih baru kemarin kau tinggalkan aku..
iya,
terasa masih baru luka itu kau goreskan,
aku pun berpikir sejenak, sambil sesekali menerawang ke langit-langit dinding kamarku,
salahku dimana yah?
mengapa semuanya begitu klise, aku, kamu, tiba-tiba memilih berjalan sendiri sendiri.
apa aku kurang peka?
apa mungkin?
lalu, bagaimana dengan salahmu?
apa kamu juga sudah merasa peka?
terkadang aku sampai tak sadar sudah sejauh ini bertahan, dan berpikir ingin menyudahi semuanya saja, namun, kembali ku tengok ke belakang......sudah sejauh ini, apa aku rela melepasnya begitu saja?
aku tahu, ini menyakitkan untukku,
aku tahu, mungkin kini kau sudah melangkah kedepan lebih dulu,
aku tahu itu....
tapi, tidakkah kau tahu aku disini?
tidakkah kau tahu seberapa lama aku bertahan untukmu, untuk kita?
tidakkah kau tahu bahwa sikapmu yang seperti itu selalu merisaukan aku?
tidakkah kau tahu setiap malam ku berdoa semoga esok akan baik dan kembali seperti semula...
mungkin, aku memang yang terlalu memaksamu,
mungkin aku yang terlalu berlebihan padamu,
ya, mungkin aku saja, bukan kamu...........
semuanya mungkin aku yang kau anggap tak benar......
bagaimana bisa aku mengenangmu kembali?
padahal niatku sudah ada dipuncak untuk lupakanmu,
dan, ya, semudah membalikkan tangan, jatuh begitu saja...........perih.
aku tidak menyesal mengenalmu,
bagaimanapun kau sudah banyak mengajariku hal yang menjadi pembelajaranku,
ya,
kau ajari aku bagaimana sabar menunggumu,
kau ajari aku bagaimana menyeka air mataku sendiri dengan berpikir bahwa semuanya baik-baik saja,
ya, kau ajari aku itu,
dan ................ terimakasih untuk itu :)
Selamat malam, dan selamat tidur.......
Selasa, 16 Juli 2013
Senin, 08 Juli 2013
Aku, Neptunus, mencintaimu..
selamat pagi neptunus,
hai, apa kabar?
dingin.
sedingin hatinya kini padaku
aku tahu apa yang ku perbuat salah dimatanya,
berulang kali ku coba katakan maaf,
jawabannya memang "iya, aku maafkan." namun bekasnya masih menempel kuat direlungnya
sebesar itukah kecewamu?
apa sekarang hatimu kau tutup kembali untukku?
apa aku tak layak lagi singgah disana?
dan apakah aku kau masukkan dalam black list hatimu?
sakit.
sudah kering airmataku untukmu.
tak mampu ku teteskan lebih banyak lagi air bening itu membasahi pelipisku, aku tak sanggup mengurasnya lagi...
apa kau tahu, luka yang kau goreskan menyeruak kembali ke permukaan hatiku..
padahal, sudah ku penjarakan dengan kuatnya..
namun, sikapmu yang dingin meloloskannya lagi dan menggerogoti hatiku. perih.
harusnya kau mengertiku sejenak saja,
ya, sejenak saja, aku tak akan memintamu lebih dari itu,
bisakah kau?
meski lara, namun.....entahlah, apa hatiku sekuat ini mampu bertahan untuk kamu? untuk kita?
sungguh, aku benar adanya menyayangimu.........
bila kecewamu terlalu besar dan tak mampu ku hapuskan, tinggalkan saja aku...
aku tak apa..
aku tak apa jika perihku semakin menjadi-jadi,
aku tak apa jika kau lebih memilih yang lain,
tak perlu kau khawatirkan aku.......
bila bahagiamu bersamanya, menyatulah....
aku akan tersenyum sakit untuk kalian, tapi aku kuat, ya, aku kuat :)
aku akan mendoakanmu tulus agar kau mencintainya dan menjaganya baik, tidak seperti denganku....
kemudian aku akan memberimu ucapan selamat, semoga awet yah...
esok aku akan membeli sebuah kotak besar,
aku akan menuangkan kenangan yang terukir diantara kita...
kenangan saat kau tersenyum padaku, manisnya,,
kenangan saat kau genggam jemariku lembut...
kenangan saat kau membuatku tertawa geli...
kenangan saat kita pergi berdua, mengitari kota ini..
kenangan saat kau bercerita tentang semua hal yang pernah kau alami..
kenangan saat kau mengunjungi rumahku, romantis..
dan...
kenangan saat aku dan kau saling jatuh cinta dan mencintai....
dear,
berjanjilah untuk selalu tersenyum menghadapi apapun yang terjadi pada hidupmu,
berjanjilah untuk mencintai wanitamu yang akan menggantikanku,
berjanjilah untuk tidak menyakiti wanitamu,
aku percaya, kau bisa tanpa aku...........namun tidak demikian aku,
aku mungkin butuh waktu yang tidak secepat kau....
tapi aku pastikan, aku pasti bisa........
terimakasih sudah menyayangiku, meski tak sebahagia kau menyayanginya..
terimakasih sudah kau ciptakan ribuan kenangan manis bersamaku...
dan maaf untuk semua sikapmu yang menjengkelkanmu...
aku, neptunus, mencintaimu..................................
hai, apa kabar?
dingin.
sedingin hatinya kini padaku
aku tahu apa yang ku perbuat salah dimatanya,
berulang kali ku coba katakan maaf,
jawabannya memang "iya, aku maafkan." namun bekasnya masih menempel kuat direlungnya
sebesar itukah kecewamu?
apa sekarang hatimu kau tutup kembali untukku?
apa aku tak layak lagi singgah disana?
dan apakah aku kau masukkan dalam black list hatimu?
sakit.
sudah kering airmataku untukmu.
tak mampu ku teteskan lebih banyak lagi air bening itu membasahi pelipisku, aku tak sanggup mengurasnya lagi...
apa kau tahu, luka yang kau goreskan menyeruak kembali ke permukaan hatiku..
padahal, sudah ku penjarakan dengan kuatnya..
namun, sikapmu yang dingin meloloskannya lagi dan menggerogoti hatiku. perih.
harusnya kau mengertiku sejenak saja,
ya, sejenak saja, aku tak akan memintamu lebih dari itu,
bisakah kau?
meski lara, namun.....entahlah, apa hatiku sekuat ini mampu bertahan untuk kamu? untuk kita?
sungguh, aku benar adanya menyayangimu.........
bila kecewamu terlalu besar dan tak mampu ku hapuskan, tinggalkan saja aku...
aku tak apa..
aku tak apa jika perihku semakin menjadi-jadi,
aku tak apa jika kau lebih memilih yang lain,
tak perlu kau khawatirkan aku.......
bila bahagiamu bersamanya, menyatulah....
aku akan tersenyum sakit untuk kalian, tapi aku kuat, ya, aku kuat :)
aku akan mendoakanmu tulus agar kau mencintainya dan menjaganya baik, tidak seperti denganku....
kemudian aku akan memberimu ucapan selamat, semoga awet yah...
esok aku akan membeli sebuah kotak besar,
aku akan menuangkan kenangan yang terukir diantara kita...
kenangan saat kau tersenyum padaku, manisnya,,
kenangan saat kau genggam jemariku lembut...
kenangan saat kau membuatku tertawa geli...
kenangan saat kita pergi berdua, mengitari kota ini..
kenangan saat kau bercerita tentang semua hal yang pernah kau alami..
kenangan saat kau mengunjungi rumahku, romantis..
dan...
kenangan saat aku dan kau saling jatuh cinta dan mencintai....
dear,
berjanjilah untuk selalu tersenyum menghadapi apapun yang terjadi pada hidupmu,
berjanjilah untuk mencintai wanitamu yang akan menggantikanku,
berjanjilah untuk tidak menyakiti wanitamu,
aku percaya, kau bisa tanpa aku...........namun tidak demikian aku,
aku mungkin butuh waktu yang tidak secepat kau....
tapi aku pastikan, aku pasti bisa........
terimakasih sudah menyayangiku, meski tak sebahagia kau menyayanginya..
terimakasih sudah kau ciptakan ribuan kenangan manis bersamaku...
dan maaf untuk semua sikapmu yang menjengkelkanmu...
aku, neptunus, mencintaimu..................................
Langganan:
Postingan (Atom)