Selasa, 16 Juli 2013

Hapuskan aku tentangnya....

selamat malam pembaca,
selamat malam langit,
selamat malam bintang,
selamat malam bulan,
dan, selamat malam kamu, kamu yang sekarang bukan 'siapa'-nya aku...

Ramadhan tahun ini....tanpa kamu yah,
rasanya sepi,
yang biasanya bangunin aku saat sahur, yaa sekedar miss call ataupun sms,
yang biasanya ngucapin 'selamat berbuka puasa' pertama kali,
yang biasanya ngajakin ngabuburit 'ngabuburit bareng yuk!'
dan yang biasanya ngingetin tadarus, dan taraweh............

sudah tak mungkin ku dapat lagi yah dari kamu....iya, kamu, yang sekarang bukan siapa-siapanya aku...

entahlah,
mengapa bayanganmu kerap kali muncul di otakku,
ku coba hapus semuanya, namun yang ada bayangmu semakin menjadi-jadi di pikiranku......

terasa masih baru kemarin kau tinggalkan aku..
iya,
terasa masih baru luka itu kau goreskan,

aku pun berpikir sejenak, sambil sesekali menerawang ke langit-langit dinding kamarku,
salahku dimana yah?
mengapa semuanya begitu klise, aku, kamu, tiba-tiba memilih berjalan sendiri sendiri.

apa aku kurang peka?
apa mungkin?

lalu, bagaimana dengan salahmu?
apa kamu juga sudah merasa peka?

terkadang aku sampai tak sadar sudah sejauh ini bertahan, dan berpikir ingin menyudahi semuanya saja, namun, kembali ku tengok ke belakang......sudah sejauh ini, apa aku rela melepasnya begitu saja?

aku tahu, ini menyakitkan untukku,
aku tahu, mungkin kini kau sudah melangkah kedepan lebih dulu,
aku tahu itu....

tapi, tidakkah kau tahu aku disini?
tidakkah kau tahu seberapa lama aku bertahan untukmu, untuk kita?
tidakkah kau tahu bahwa sikapmu yang seperti itu selalu merisaukan aku?
tidakkah kau tahu setiap malam ku berdoa semoga esok akan baik dan kembali seperti semula...

mungkin, aku memang yang terlalu memaksamu,
mungkin aku yang terlalu berlebihan padamu,
ya, mungkin aku saja, bukan kamu...........

semuanya mungkin aku yang kau anggap tak benar......

bagaimana bisa aku mengenangmu kembali?
padahal niatku sudah ada dipuncak untuk lupakanmu,
dan, ya, semudah membalikkan tangan, jatuh begitu saja...........perih.

aku tidak menyesal mengenalmu,
bagaimanapun kau sudah banyak mengajariku hal yang menjadi pembelajaranku,
ya,
kau ajari aku bagaimana sabar menunggumu,
kau ajari aku bagaimana menyeka air mataku sendiri dengan berpikir bahwa semuanya baik-baik saja,
ya, kau ajari aku itu,
dan ................ terimakasih untuk itu :)


Selamat malam, dan selamat tidur.......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar